Resep Croissant

Resep Croissant Jessica Bakery
Resep Croissant Jessica Bakery

Resep Croissant Lembut dan Gurih

Croissant adalah sejenis kue kering (pastry) yang berasal dari Prancis, dinamakan demikian karena bentuknya menyerupai bulan sabit. Pada umumnya croissant di buat tanpa isi, namun terdapat pula yang berisikan cokelat, daging, dan sebagainya. Walau sekilas mirip dengan puff pastry, Resep Croissant menggunakan bahan ragi.

Adonan yang berlipat-lipat dengan butter akan menghasilkan tekstur renyah dan gurih. Croissant akan menjadi sajian yang lezat untuk dinikmati begitu saja maupun dengan aneka isian.

Bacaan Lainnya

Bahan-bahan Croissant

  • Tepung terigu protein tinggi 300 gram
  • Gula pasir 50 gram
  • Ragi instan 1 sendok teh
  • Air dingin 150 ml
  • Garam 12 sendok teh
  • Mentega 50 gram

Bahan Pelapis

  • Mentega 100 gram

Bahan Olesan

  • Kuning telur 1 butir
  • Susu cair tawar 1 sendok makan

Tips: Untuk hasil yang tebaik, pastikan ragi Anda segar. Jika sudah lama disimpan di lemari, pastikan untuk memeriksa tanggal kadaluwarsanya. Ragi akan berpengaruh besar terhadap pengembangan adonan.

Baca Juga: Tips menguleni adonan anti bantat

Cara Membuat Croissant Empuk dan Gurih

  1. Ambil mentega/butter dari bahan pelapis, pipihkan/gilas menjadi setebal 1 cm. Bungkus dengan plastik. Kemudian masukkan ke dalam lemari es hingga memadat, sisihkan.
  2. Campur semua bahan kering yaitu tepung, ragi, garam dan gula di dalam wadah. Aduk merata.
  3. Tuang air dingin sedikit demi sedikit sambil tetap di uleni menggunakan tangan.
  4. Masukkan mentega, uleni di atas meja selama 5 menit hingga adonan kalis. Masukkan adonan ke dalam wadah kemudian tutup dengan plastik wrap. Diamkan hingga mengembang menjadi 2 kali lipat.
  5. Keluarkan adonan, pipihkan menggunakan alat penggilas (rolling pin) menjadi bentuk persegi panjang.
  6. Taruh mentega (yang telah di simpan di dalam lemari es, langkah nomer satu) di tengah adonan, kemudian lipat seperti amplop.
  7. Giling adonan memanjang lalu lipat menjadi tiga bagian.
  8. Ulangi langkah tersebut sebanyak 3 kali agar adonan menjadi berlapis-lapis.
  9. Bungkus adonan dalam plastik lalu simpan dalam lemari es selama 30 menit.
  10. Keluarkan dari lemari es, bagi adonan menjadi 2. Pipihkan adonan jadi tipis-tipis, lalu cetak dan potong menjadi segitiga.
  11. Ambil adonan segitiga, gulung bagian dasar segitiga menuju ke atas. Lakukan hingga semua adonan habis.
  12. Susun croissant dalam loyang yang sudah diberi alas kertas roti. Diamkan selama 30 menit dalam suhu ruang hingga ukuran croissant menjadi 2 kali lipat dari ukuran sebelumnya.
  13. Olesi permukaan dengan bahan olesan, kuning telur dan susu.
  14. Panggang dengan suhu 200 °C selama 20 menit hingga matang.
  15. Keluarkan dari oven dan siap disajikan.

Tips: Pilihlah mentega dengan kualitas yang baik, agar croissant menjadi lebih gurih dan nikmat. Pakailah wadah berukuran besar agar mudah untuk mencampur bahan-bahan.

Cara Menyimpan Croissant Agar Tetap Enak

Bukan hanya roti, pastry akan sangat mudah berubah tekstur dan rasa jika tidak disimpan dengan benar. Cara yang pertama, simpan dalam wadah tertutup kedap udara, udara yang masuk akan mempengaruhi tekstur dan rasa dari croissant.

Bungkus menggunakan plastik wrap (kedap udara) jika tidak ada wadah. Tujuannya sama, agar tidak terpapar udara.

Simpanlah di tempat kering dengan suhu ruang, jangan di simpan di tempat yang lembab. Karena akan menyebabkan jamur tumbuh dalam pori-pori croissant.

Cara selanjutnya adalah menyimpannya ke dalam freezer, agar tekstur tetap baik. Proses pembekuan dalam freezer akan membekukan kandungan air di dalamnya sehingga saat memanaskannya lagi, air akan tetap ada karena mencair.

Croissant akan lebih enak jika dimakan selagi hangat sambil menikmati minuman favorit Anda

Selamat Mencoba !!!