Resep Kue Bangkit Khas Melayu – Camilan Lebaran Lumer di Mulut

Resep Kue Bangkit - Camilan Lebaran Khas Melayu
Resep Kue Bangkit - Camilan Lebaran Khas Melayu

Resep Kue Bangkit

Kue Bangkit adalah salah satu kue kering Indonesia yang terbuat dari tepung sagu. Kue ini berbentuk kecil dan mejadi salah satu kue tradisional Melayu yang diasosiasikan dengan provinsi Riau. Kata “bangkit” yang bermakna bahwa kue ini mengembang dua kali lipat saat proses pemanggangan. Tekstur kue bangkit sangat lembut, serta memiliki rasa yang manis. Sensasi lumer di mulut membuat kue ini sangat digemari banyak orang. Resep kue bangkit terbilang sangatlah mudah, dalam proses pembuatannya, tepung sagu menjadi bahan dasarnya.

Kue bangkit memiliki warna putih, kuning, hingga kecokelatan, hal tersebut tergantung dengan bahan tambahan yang digunakan dalam resep kuih bangkit. Sajian kue kering ini menjadi salah satu camilan wajib saat menjelang hari raya Idul Fitri, biasanya di sajikan polos atau pun dengan topping. Ingin membuat camilan lembut satu ini? Yuk, simak cara membuat kue bangkit berikut ini.

Bacaan Lainnya

Baca Juga: Resep Kue Putri Salju Lumer Di Mulut

Bahan Kue Bangkit

  • Tepung tapioka 50 gram
  • Tepung maizena 100 gram
  • Santan kental 250 ml (dari satu butir kelapa)
  • Garam 12 sendok teh
  • Gula pasir 200 gram
  • Daun pandan muda 9 lembar (potong-potong)
  • Kuning telur 4 butir

Cara Membuat Kue Bangkit / Kuih Bangkit

  1. Siapkan wajan, sangrai tepung tapioka, maizena dan daun pandan menggunakan api kecil hingga kering, ringan dan tercampur rata. Sisihkan selama satu hari.
  2. Siapkan panci, masukkan 150 gram gula pasir, santan, dan garam, lalu masak dengan api kecil hingga mendidih dan gula larut, angkat dan sisihkan hingga dingin.
  3. Ambil wadah besar, masukkan telur dan sisa gula pasir, lalu aduh menggunakan whisk hingga gula larut dan lembut. Masukkan campuran santan yang sudah dingin, aduk rata.
  4. Tambahkan campuran tepung, aduk menggunakan sendok kayu hingga adonan bisa dipulung atau di cetak.
  5. Ambil sebagian adonan, gilas dengan rolling pin hingga mencapai ketebalan sesuai selera.
  6. Cetak adonan menggunakan cetakan yang sudah di olesi sedikit tepung tapioka, kemudian letakkan di atas loyang yang sudah di olesi mentega tipis-tipis. Lakukan hingga semua adonan habis.
  7. Berikan pewarna atau topping tepat di tengah adonan, sesuai selera. Panaskan oven terlebih dahulu.
  8. Panggang dalam oven bersuhu 160 selama 25 menit hingga matang berwarna kuning kecokelatan.
  9. Keluarkan dari dalam oven, biarkan dingin, simpan ke dalam wadah kedap udara.

Tips Membuat Kue Bangkit Yang Lumer Di Mulut

Tambahkan santan atau air sedikit demi sedikit ketika adonan kurang basah, agar bisa dipulung.

Lapisi adonan menggunakan plastik ketika menggilasnya dengan rolling pin, agar mendapatkan hasil yang rata dan mulus.

Gunakan cutton bud saat mengambil pewarna, jika ingin menambahkan pewarna di atas adonan yang sudah di cetak.

Selamat Mencoba !!!

Pos terkait